Aher Tidak Pantas Memimpin Jabar!


Menurut saya, paling tidak ada lima hal dalam diri Aher yang membuat beliau sangat tidak pantas memimpin Jabar :

kang Ahersumber: pelitakarawang.com

1. Aher adalah seorang yang pekerja keras. Lima hari dari sepekan yang ia miliki, dihabiskan untuk berkeliling ke berbagai daerah di Jawa Barat. Ia meningkatkan kinerjanya hingga bisa mengunjungi 4-5 lokasi/ hari, sehingga tak jarang Aher baru kembali ke rumah dinas di atas pukul 12 malam. Luar biasanya, Aher tetap rutin shalat shubuh berjamaan di masjid Pakuan, bahkan sebagai imamnya! cerita ini diperoleh langsung melalui reportase dari orang yang biasa mengikuti beliau seharian selama masa periode Gubernur lima tahun ini. cerita lengkap bisa dilihat di http://chirpstory.com/li/32355

2. Aher kebanyakan prestasi. Baru saja lima tahun memimpin Jabar, Aher sudah memberi kontribusi sebanyak 91 penghargaan. Sampai puncaknya, laporan keuangan pemprov Jabar diberi predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK dan Pemerintah Pusat. Predikat WTP tersebut adalah predikat tertinggi dalam stratifikasi laporan keuangan. Sebanyak 92 penghargaan, dan sampai sekarang belum ada daerah yang mampu menyainginya.Penghargaan Aher cuma kurang satu: Penghargaan MURI untuk Gubernur dengan Penghargaan Terbanyak.

3. Aher berasal dari keluarga ekonomi bawah. Di masa kecilnya, Aher terbiasa mandiri secara ekonomi. Ia berjualan gorengan untuk membiayai sekolah. Hal tersebut ia lakukan sejak SD sampai kuliah. Mengenai kuliah, Aher mengenyam kuliah secara gratis melalui beasiswa Kedubes Arab. Aher diterima di FKUI dan Teknologi Pangan IPB namun tak punya uang untuk masuk. Aher terbiasa mandiri ekonomi sejak kecil, itulah sebabnya hingga saat ini tak ada laporan korupsi apapun terhadap Aher. Pemprov Jabar juga mengalami penurunan tingkat korupsi di masa kepemimpinannya.

4. Aher memiliki keluarga yang harmonis. Di balik lelaki yang hebat, selalu ada wanita yang hebat. Ungkapan tersebut amat nampak dalam keluarga Aher. Aher dan Netty (Bu Netty Heryawan -red) sudah menikah selama 22 tahun dan tak ada satu berita miringpun tentang mereka. Tak ada kisah tentang kawin sirri. Tidak juga tentang poligami. Sebab, sejak awal mereka menikah Aher dan Netty sepakat untuk membangun dunia akhirat. Itulah sebabnya keduanya nampak begitu kompak sebagai pasangan Jabar 1. Tidak hanya Aher yang mengukir prestasi sebagai Gubernur, Netty pun terkenal dengan keaktifannya dalam menangani isu KDRT, trafficking, kekerasan terhadap anak, serta menjadi salah satu tokoh yang meresmikan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) cabang Jawa Barat di 2010 lalu.

5. Aher sangat memprioritaskan pendidikan. Tentu, hal tersebut sudah tampak di kisah masa kecilnya yang berjuang keras untuk terus bisa bersekolah. Itulah sebabnya saat menjabat sebagai Gubernur, Aher sangat memerhatikan dunia pendidikan bagi rakyatnya. Terbukti, Aher menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha (DPN) dari PGRI Pusat, yang merupakan penghargaan tertinggi di dunia pendidikan. Aher dinilai berprestasi pada pengembangan pendidikan, pembinaan dan peningkatan kesejahteraan guru, serta perhatian yang besar pada organisasi guru. Selama menjabat, Ssbanyak 20 ribu ruang kelas baru (RKB) sudah dibangun, penggratisan sekolah tinkat SD dan SLTP, beasiswa ke Perguruan Tinggi, dan beasiswa 100 dokter. Aher juga melakukan program perbaikan kesejahteraan guru, sebab penting bagi Aher agar guru-guru di Jawa Barat terjamin kesejahteraannya sehingga tentram selama mengajar. Tentu kita semua paham bahwa inti pemajuan suatu bangsa terletak pada SDMnya, dan perbaikan SDM yang utama dan pertama ada di dunia pendidikan.

Itu baru lima hal. Kalau dijabarkan, rasanya ada ratusan alasan lain kenapa saya berpikir bahwa Aher sungguh tidak pantas memimpin Jawa Barat. Dengan kualitas seperti itu, seharusnya Aher tidak memimpin Jawa Barat, tetapi memimpin Republik Indonesia. Semestinya ia menahan diri sampai 2014 untuk maju di Pilpres mendatang. Akan tetapi karena rakyat masih mencintai dan memerlukan beliau, saya rasa saya harus belajar mengikhlaskan Aher untuk kembali melanjutkan karyanya di Jawa Barat. Selamat berjuang, Aher!

http://sosok.kompasiana.com/2013/01/27/aher-tidak-pantas-memimpin-jabar-528254.html

 

Baca Berita Lainnya :

Posted on Januari 29, 2013, in Prestasi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Pengunjung Yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: