Ahmad Heryawan, Gubernur Yang Kaya Prestasi dan Miskin Korupsi


Ahmad Heryawan, Gubernur yang Kaya Prestasi dan Miskin Korupsi

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat, yakni Penghargaan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Jabar yang Mendapatkan Opini Terbaik WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Menurut Heryawan ini bukti apresiasi Pemerintah dan masyarakat atas kinerja Pemprov Jabar.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono kepada Ahmad Heryawan di Gedung Dhanapala Kantor Pusat Kementrian Keuangan, Jl Senen Raya No.1, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2012) pagi. Turut mendampingi Gubernur, Asisten Administrasi Iwa Karniwa dan Kepala Biro Keuangan Sri Mulyono.

Menteri Keuangan Republik Indonesia mengaku, penghargaan diberikan kepada Gubernur Jabar karena Pemerintah Provinsi yg dipimpinnya berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Hal ini menunjukan pengakuan terhadap kinerja keuangan Pemprov Jabar yang dinilai WTP. “Penghargaan ini dipersembahkan untuk masyarakat Jawa Barat. Sebagai wujud akuntabilitas kinerja Pemprov Jabar,” ujarnya.

Penghargaan tersebut, menurut Heryawan, menggenapkan jumlah penghargaan yang kini sudah mencapai 70 buah. Dan pertama dalam sejarah Provinsi Jawa Barat yang mendapatkan 2 penghargaan WTP sekaligus yakni dari BPK dan dari Pemerintah Pusat yang diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Menurut Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat Denny Juanda Puradimaja, penghargaan tersebut menyusul penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia yang menaikan status Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada laporan keuangan Pemprov Jabar.

prestasi

Jawa Barat Sepi Korupsi

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan pentingnya program pencegahan korupsi. Menurutnya, pencegahan lebih penting diupayakan semaksimal mungkin sebelum penindakan dengan proses hukum dilakukan.

Secara tersirat Heryawan pun menyatakan bahwa pencegahan korupsi di lingkungan Pemprov Jabar sudah dilakukan seoptimal mungkin. Hal itu terlihat dari minimnya kasus korupsi yang mencuat.

“Di pemprov terbukti kan sepi-sepi saja. Kalau di sana sini kan (ada-red),” ujar Heryawan saat ditanya sejauh mana program pencegahan yang dilakukan di Pemprov Jabar. Hal itu disampaikan Heryawan usai menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar di lapangan tengah Kantor Kejati Jabar, Jalan LRE Martadinata, Senin (3/9/2012).

“Tapi mudah-mudahan sepi itu bukan karena belum ketahuan juga yah. Jangan sampai seperti itu,” katanya.

Ia mengatakan upaya pencegahan korupsi bersama kejaksaan bisa dilakukan dengan memberikan bimbingan atau arahan. “Jadi kalau ada tanda-tanda ke sana (korupsi-red) bisa ditegur dan yang asalnya salah bisa jadi bener lagi. Semangat untuk membuat orang tidak melakukan tindak pidana korupsi harus terus dibangun,” tutur Heryawan.

Pengawasan internal pun ketat dilakukan dengan membuat mekanisme administrasi yang sulit dimanipulasi

Sumber: inilah | detik
——–
Baca Berita Lainnya :

Posted on Desember 28, 2012, in Prestasi and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Pengunjung Yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: